Barokah Isdaryanti Promosikan Integrasi Pendidikan IPA berkarakter

Seorang guru di australia pernah berkata: “kami tidak terlalu khawatir anak-anak sekolah dasar kami tidak pandai Matematika”, kami jauh lebih kawatir jika mereka tidak pandai mengantri, kenapa begitu, jawabnya, karena kita hanya perlu melatih anak 3 bulan saja secara intensif untuk bisa matematika. Sementara kita perlu melatih anak hingga 12 tahun atau lebih untuk bisa mengantri dan selalu ingat pelajaran di balik proses mengantri. Karena tidak semua anak kelak menggunakan ilmu matematika kecuali : Tambah, Kali, Kurang dan Bagi. Sebagian mereka akan menjadi penari, atlet, musisi, pelukis dan seterusnya. Karena semua murid sekolah pasti lebih membutuhkan pelajaran etika moral dan ilmu berbagi dengan orang lain saat dewasa kelak, demikian Pesan dan Kesan yang diberikan oleh Prof Dr. Maman Rachman, M.Sc.  saat menutup Promosi Terbuka Ujian Dr. Barokah Isdaryanti S.Pd. M.Pd.Kamis (28/12) menjadi hari membahagiakan bagi Barokah Isdaryanti SPd MPd yang merupakan guru SMPN 13 Semarang. Dia secara resmi meraih gelar doktor Program Studi Manajemen Pendidikan dari Pascasarjana  Universitas Negeri Semarang (UNNES).Raihan gelar itu diperolehnya setelah ia berhasil mempertahankan disertasinya dalam ujian terbuka yang dilaksanakan di Gedung B Ruang 106 Pascasarjana UNNES, Kampus Kelud, Semarang. Guru biologi itu mempertahankan disertasi berjudul “Pengembangan Model Manajemen Pembelajaran IPA Terintegrasi Pendidikan Karakter”. Pengembangan karakter sangat penting diterapkan dalam setiap pendidik  demikian paparannya.

Tim penilai atau penguji dalam kesempatan itu adalah Prof Dr Achmad Slamet, penguji I Prof Dr Widodo SE MSi, Penguji II Prof Dr Tri Joko Raharjo MPd, Penguji III Dr Achmad Rifa’i RC MPd, Penguji IV Prof Dr Totok Sumaryanto MPd, Penguji V Prof Dr YL Sukestiyarno MS PhD, dan Penguji VI Prof. Dr. Maman Rahman MSc.Barokah Isdaryanti menyampaikan, disertasi ini terwujud berkat bimbingan ilmiah yang sangat berharga dan motivasi luar biasa dari berbagai pihak, khususnya tim promotor yang telah membimbing hingga lulus dalam ujian terbuka promosi doktor manajemen pendidikan. Ia menambahkan, dalam bentuk penelitian evaluasi proses dan hasil belajar. Penelitian evaluasi itu dapat difokuskan pada bagaimana melaksanakan evaluasi di awal, selama proses, dan di akhir pembelajaran.

Ketua sidang Prof Dr Fathur Rokhman MHum menerangkan, Barokah Isdaryanti saat ini merupakan doktor ke 307 di Pascasarjana UNNES atau ke 188 di Manajemen Kependidikan Pascasarjana UNNES. Dia meraih indeks prestasi komulatif (IPK) 4.0 sangat memuaskan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*