Dodi Mulyadi Lulus Doktor di Usia 30 Tahun

Gaya belajar siswa dalam belajar listening tentu beraneka ragam setiap siswa. Dodi Mulyadi . S.Pd, M.Pd mencoba meneliti gaya belajar siswa di Universitas Muria Kudus (UMK) pada tahun pelajaran 2016-2017. Dodi dalam paparan terbuka Ujian Doktor Program Studi Ilmu pendidikan Bahasa S3 (8/1) membagi penelitianya menjadi 2 kelas variabel. Siswa yang diuji dianalisis terhadap gaya belajar mereka terhadap kemampuan listening. Dodi juga menganalisa keefektifan dari pengajaran listeting menggunakan Top-down Strategies sebagai kontrol pada kelas eksperimen.

Dalam ujian terbuka ini Dodi berhasil mempertahankan temuannya bahwa ada implementasi dari Explicit Instructin of (Meta)-cognitive Strategies (EIMCS) berpengaruh signifikan terhadap visual, auditory, dan kinesthetic students listening proficiency dengan P-value yang berarti. Treantmen  dari eksperimen sangat berpengaruh dengan menggunakan analisa anova, namun gaya belajar siswa tidak berpengaruh signifikan terhadap visual auditory dan  kinesthetic students listening proficiency .

Pria kelahiran Ciamis ini merupakan Dosen di Universitas Muhammadiyah Semarang pada Fakultas Bahasa  dan Budaya Asing. Doktor ke 310 lulusan UNNES dan Doktor ke 56 Lulusan Program Studi Pendidikan Bahasa S3 Universitas Negeri Semarang. Dihadapan Dewan penguji terbuka di kampus Pascasarjana Universitas Negeri Semarang Dodi dinyatakan Lulus dengan memuaskan.

Keberhasilan Dodi Mulyadi meraih gelar Doktor,   merupakan anugerah yang tidak terhingga, mengingat bertepatan satu tahun usia kelahiran anaknya  Lashira Umaiza Distya, dari hasil pernikahan dengan Ferry yang juga dosen  PTS di Semarang. “Semoga gelar Doktor yang saya dapatkan ini mampu memotivasi kepada rekan-rekan di Unimus yang saat ini belum menyelesaikan program Doktornya.” harap Dodi

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*