Dosen UT Raih Doktor ke-300 Lulusan Unnes

 

Dosen Universitas Terbuka (UT) Semarang, Dra. Lusi Rachmiazasi Masduki, M.Pd. raih gelar doktor pendidikan ke-300 lulusan Unnes, Selasa 7 November 2017 di Pascasarjana Universitas Negeri Semarang (Unnes).

Di bawah bimbingan promotor Prof. Dr. Tri Joko Haharjo, M.Pd, kopromotor Prof. Dr. Joko Widodo, M.Pd., dan anggota promotor Dr. Titi Prihatin, M.Pd., Lusi berhasil mempertahankan disertasi “Pengembangan Model Pembinaan Karir Berbasis Kompetensi Profesional bagi Dosen Pendidikan Matematika di Unit Program Belajar Jarak Jauh Universitas Terbuka”.

Menurut Lusi, profesionalitas dosen mutlak diperlukan untuk keberhasilan pembelajaran dan peningkatan mutu pendidikan, terutama pada institusi yang memiliki program studi pendidikan. Hal ini diperlukan, termasuk pada UT yang menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh dan terbuka.

Namun, muncul permasalahan berupa penambahan tugas administrasi akademik yang mengakibatkan tugas pokok dosen UT banyak yang tidak tercapai sehingga pengumpulan angka kredit dan karir dosen lamban. “Maka dari itu, diperlukan model pembinaan karir yang berbasis kompetensi profesional melalui studi lanjut, diklat, adanya supervisi kerja, dan regulasi yang menguatkan,” katanya.

Penelitian awal menunjukkan, pembinaan karir yang selama ini dilakukan cenderung rendah dan belum menumbuhkan kreativitas yang mengarah pada produktivitas dibandingkan dosen Pendidikan Matematika di Perguruan Tinggi lain. Model pembinaan yang sesuai dengan kebutuhan para dosen pendidikan Matematika teersebut adalah pembinaan karir dosen berbasis kompetensi profesional (BKP).

Hasilnya, model ini dapat meningkatkan karir dosen rerata 75% berupa kenaikan pangkat dan jabatan dalam kurun waktu 2012-2017. Sedangkan 25% dosen masih dalam tahap pengajuan kenaikan pangkat dan jabatan. Evaluasi dari model pengembangan menunjukkan model pembinaan BKP efektif dalam meningkatkan karir dosen.

“Saran kepada UT perlu melakukan peningkatan dalam pembinaan karir melalui supervisi secara langsung dan menata regulasi demi peningkatan produktivitas dosen dengan model pembinaan karir BKP,” jelasnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*