S2 Kesehatan Masyarakat divisitasi LAM-PTKes

Rabu 24/01 Program studi (Prodi) Kesehatan Masyarakat S2 UNNES, divisitasi oleh LAM-PTKes . Berbeda dengan Prodi  lain di UNNES, dimana  lembaga yang melakukan akreditasi adalah Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT), untuk Prodi Kesehatan Masyarakat yang melakukan evaluasi adalah Lembaga  Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes) Saat ini LAM-PTKes terdiri atas Organisasi Profesi dan Asosiasi Instritusi Pendidikan dari 7 bidang ilmu kesehatan, yaitu antara lain Kedokteran, Kedokteran Gigi, Keperawatan, Kebidanan, Kesehatan Masyarakat, Farmasi, dan Gizi.

BAN PT dalam proses akreditasinya berbeda antara lembaga tersebut. Untuk BAN PT, dievaluasi kemudian dikirimkan ke BAN PT, kemudian BAN PT menunjuk asesor, asesor melakukan desk evaluation, selanjutnya asesor akan melakukan kunjungan (visitasi). Hasil kunjungan dikirimkan ke BAN PT oleh asesor, kemudian oleh majelis BAN PT akan ditentukan nilai akreditasinya.

Perguruan Tinggi (PT) yang ingin melakukan akreditasi atau re-akreditasi harus menuliskan surat inisiasi ke LAM-PTKes. Setelah itu LAM-PTKes akan menunjuk fasilitator yang akan bekerja selama maksimum 3 bulan. Jika sudah selesai difasilitasi, ditunjuk asesor untuk asesmen kecukupan dan visitasi akreditasi, 2 orang untuk program studi sarjana (PSS) atau atau 3 orang asesor untuk akreditasi Program Studi Profesi (PSP). Kemudian hasil dari asesor divalidasi oleh validator dan kemudian akan masuk ke majelis untuk menentukan hasil akreditasinya.

Fasilitator merupakan para asesor yang sudah berpengalaman. Selain itu, mereka juga harus pernah menjadi validator terlebih dahulu baru bisa menjadi fasilitator.  Adanya fasilitator  bertujuan untuk meningkatkan kualitas PT Kes se-Indonesia. Para fasilitator juga dapat memberikan masukan kepada Perguruan Tinggi untuk diakreditasi. Kemudian hasilnya akan di-submit via online, jadi tidak ada hard copy sama sekali. Kemudian asesor akan melakukan assessment kecukupan dalam kurun waktu maksimal 2 minggu, juga dilakukan secara online.

Setelah diterima  akan dilakukan Assessment kecukupan dari semua yang dikirim online diperiksa dan dievaluasi, diberi nilai lalu dicatat kira-kira mana yang butuh bukti. Setelah asesmen kecukupan akan dilakukan visitasi. Lam Kes menugaskan Dr. Dian Ayubi, S.K.M, M.QIH, dari universitas Indonesia dan Prof. Dr. dr. Chatarina U, Wahyuni, M.S, M.P.H dari  Universitas Airlangga.  Prodi Kesehatan Masyrakat UNNES berharap hasil  dari visitasi mendapatkan hasil yang sangat Memuaskan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*